AALI
8425
ABBA
220
ABDA
6050
ABMM
4270
ACES
615
ACST
187
ACST-R
0
ADES
7225
ADHI
730
ADMF
8300
ADMG
168
ADRO
4130
AGAR
294
AGII
2200
AGRO
595
AGRO-R
0
AGRS
93
AHAP
106
AIMS
240
AIMS-W
0
AISA
185
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1600
AKRA
1380
AKSI
320
ALDO
670
ALKA
288
ALMI
390
ALTO
163
Market Watch
Last updated : 2022/10/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
532.34
-0.36%
-1.93
IHSG
7061.23
-0.22%
-15.40
LQ45
1007.13
-0.35%
-3.55
HSI
17831.83
-1%
-180.32
N225
27172.40
-0.51%
-138.90
NYSE
14087.38
-1.23%
-174.65
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,185
Emas
835,647 / gram

PPKM Longgar, Pendapatan WEHA Melonjak 98 Persen

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Selasa, 26 Juli 2022 05:05 WIB
Pelonggaran kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dikakukan pemerintah berdampak signifikan bagi para perusahaan transportasi.
PPKM Longgar, Pendapatan WEHA Melonjak 98 Persen (FOTO: MNC Media)
PPKM Longgar, Pendapatan WEHA Melonjak 98 Persen (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pelonggaran kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dikakukan pemerintah berdampak signifikan bagi para perusahaan transportasi, salah satunya PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA). 

Direktur Keuangan PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA), Edgar Surjadi mengatakan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang longgar memacu mobilitas masyarakat untuk berkendara dengan menggunakan transportasi umum.

"Kebijakan pemerintah dalam melonggarkan PPKM menjadi titik balik pertumbuhan bisnis perseroan," kata Edgar, pengurus perusahaan armada bus 'White Horse' itu, setelah paparan publik, Senin (25/7/2022).

Edgar memaparkan arus mudik pada tahun ini membuat arus pemasukan WEHA mengalir deras. Diketahui, perseroan mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 98% menjadi Rp76,5 miliar pada semester pertama tahun 2022.

Adapun sebanyak Rp165 miliar ditargetkan dapat terwujud hingga akhir tahun ini.

"Perseroan berharap penjualan akhir tahun 2022 dapat mencapai 165 Miliar meningkat sebesar 77% dari tahun sebelumnya," lanjutnya.

Kenaikan revenue WEHA terlihat sejak akhir kuartal IV-2021. Saat itu, perusahaan yang juga memiliki armada travel 'Day Trans' itu membukukan pemasukan Rp93,4 miliar, atau naik 33% dari Rp70,5 miliar pada akhir tahun 2020.

Ke depan, sejumlah strategi disiapkan agar dapat mewujudkan target tersebut. Edgar menyebut perseroan saat ini sedang memacu efisiensi dan menaikkan average selling price di tengah krisis energi yang meningkatkan biaya bahan bakar.

"Risiko pembatasan atau pelanggaran mobilitas masyarakat akibat COVID akan cenderung menurun karena jumlah masyarakat yang telah di vaksin tahap 3 semakin bertambah dan kematian juga tidak akan mengalami kenaikan walaupun varian baru akan terus bermunculan," tutupnya. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD