sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Prabowo Sebut Indonesia Jadi Titik Terang di Tengah Ekonomi Global yang Menantang

Market news editor Binti Mufarida
23/01/2026 08:38 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyebut, Indonesia saat ini menjadi "titik terang" di tengah ekonomi global.
Presiden Prabowo Subianto menyebut, Indonesia saat ini menjadi
Presiden Prabowo Subianto menyebut, Indonesia saat ini menjadi "titik terang" di tengah ekonomi global. (Foto: Dok. Setpres)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menyebut, Indonesia saat ini menjadi "titik terang" di tengah ekonomi global. Indonesia dinilainya berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi eksternal yang menantang.

Prabowo menggunakan istilah tersebut dengan mengutip laporan Dana Moneter Internasional (IMF). Lembaga keuangan global tersebut menyebut Indonesia sebagai "global bright spot" dalam pernyataannya pada November 2025.

Predikat tersebut disematkan setelah Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen pada 2025 dan diproyeksikan meningkat menjadi 5,1 persen pada 2026.

“IMF baru-baru ini menggambarkan Indonesia sebagai, saya kutip, ‘titik terang global’ dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat di tengah situasi eksternal yang menantang,” ujar Prabowo kala memberikan pidato di pertemuan tahunan World Economy Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Menurut Prabowo, pujian dari lembaga-lembaga internasional, termasuk IMF, bukan dilontarkan tanpa alasan. Dia menilai, lembaga-lembaga tersebut telah melihat berbagai bukti bahwa perekonomian Indonesia tetap tangguh di tengah volatilitas global.

Selain pertumbuhan ekonomi, Indonesia juga mampu mengendalikan inflasi di bawah 2 persen. Di samping itu, Indonesia juga masih mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

“Mereka melakukannya karena bukti. Mereka mengakui bahwa ekonomi Indonesia tangguh. Kebijakan kami telah dan akan selalu terkalibrasi dengan baik,” tambahnya.

Dia melanjutkan bahwa stabilitas ekonomi Indonesia tidak terjadi secara kebetulan. Prabowo mengatakan, ketangguhan itu tercipta karena Indonesia selama ini lebih memilih bersatu dan berkolaborasi dibanding perpecahan. 

“Kami, Indonesia, telah dan akan selalu memilih persatuan daripada perpecahan, memilih persahabatan dan kolaborasi daripada konfrontasi, dan selalu memilih persahabatan daripada permusuhan. Kredibilitas kami, yang diperoleh dengan susah payah selama bertahun-tahun, telah dijaga,” pungkas Prabowo.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement