"Saat ini kontribusi GPRM ke perseroan tidak terlalu signifikan dengan asumsi laba bersih Rp4 miliar dibandingkan dengan yang Rp30 miliar. So, saya rasa imaterial dan tidak akan berpengaruh apapun pada PMUI," kata Agus.
Pada kuartal I-2026, perusahaan mencatat kinerja yang cukup baik dan sejalan dengan target yang telah ditetapkan. Laba bersih pada kuartal I-2026 tercatat sebesar Rp9,55 miliar, meningkat dari Rp5,28 miliar pada kuartal I-2025.
Begitu juga dari sisi pendapatan, tercatat sebesar Rp1,18 triliun pada kuartal I-2026, naik dari Rp963 miliar pada periode yang sama 2025.
"Di-compare dari kuartal I tahun 2025 kita sudah tumbuh, kemudian dari revenue juga kita cukup," kata dia.
(NIA DEVIYANA)