AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Prodia (PRDA) Catatkan Peningkatan Pendapatan dan Laba di Kuartal I-2021

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Selasa, 04 Mei 2021 17:19 WIB
PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mempertahankan peninmgkatan sebesar 356,4 persen menjadi Rp158,75 miliar pada kuartal I 2021.
PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mempertahankan peninmgkatan sebesar 356,4 persen menjadi Rp158,75 miliar pada kuartal I 2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mempertahankan performa profitabilitasnya dengan laba bersih yang meningkat sebesar 356,4 persen menjadi Rp158,75 miliar pada kuartal I-2021. Selain itu, margin laba bersih dan margin EBITDA masing-masing mengalami peningkatan menjadi sebesar 25,4 persen dan 36,8 persen.

Prodia mencatatkan pertumbuhan pendapatan bersih per 31 Maret 2021 sebesar 59,8 persen menjadi Rp625,53 miliar dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp391,37 miliar.

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty mengatakan, pada kuartal I-2021 Perseroan mencatatkan pertumbuhan kinerja yang baik dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pencapaian kinerja kuartal I-2021 menunjukkan posisi keuangan yang sehat dan struktur permodalan yang kuat sehingga memampukan kami untuk mengantisipasi ketidakpastian pasar, dan mengeksekusi strategi untuk pertumbuhan jangka panjang bagi bisnis Prodia.

"Kami fokus pada keunggulan operasional Perseroan dan upaya menjaga pertumbuhan pendapatan dan laba. Kami juga terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar dapat terus meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses kerja, meningkatkan layanan bagi pelanggan dan mengakselerasi transformasi digital layanan kesehatan,” ujar Dewi dalam keterangan tertulis, Selasa (4/5/2021).

Kenaikan pendapatan bersih pada kuartal I-2021 ditopang oleh kontribusi pendapatan dari masing-masing segmen pelanggan. Segmen pelanggan individu dan rujukan dokter menyumbang sebesar 67,6 persen kepada pendapatan Perseroan. 

Sedangkan, kontribusi segmen referensi pihak ketiga dan klien korporasi sebesar 32,4 persen terhadap pendapatan Perseroan. Pendapatan tes esoterik juga mengalami pertumbuhan menjadi sebesar Rp252,69 miliar seiring dengan meningkatnya jumlah permintaan tes
esoterik pada kuartal I-2021 menjadi sebanyak 516.711 tes.

Adapun total aset Perseroan pada kuartal I-2021 tercatat meningkat sekitar 7,6 persen menjadi Rp2,40 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Aset lancar menjadi Rp1,56 Triliun dan Aset non lancar menjadi Rp844,96 miliar. 

Sedangkan, total liabilitas meningkat sekitar 0,9 persen menjadi Rp447,83 miliar pada kuartal I-2021. Sementara itu, total Ekuitas naik menjadi sebesar Rp1,95 triliun dibandingkan tahun 2020 yang mencapai Rp1,79 triliun.

Pada kuartal I-2021, jumlah pemeriksaan mencapai 4,2 juta dan jumlah kunjungan mencapai 833.260. Jumlah permintaan tes esoterik mengalami peningkatan sebesar 279,7 persen menjadi 516.711 tes. Perseroan berhasil membukukan rasio lancar sebesar 686,8 persen dan rasio cepat sebesar 661,0 persen. 

"Rasio keuangan ini juga mencerminkan neraca Prodia yang juga semakin menguat," ucap Dewi.

Dalam periode Januari-Maret 2021, Prodia telah melucurkan pemeriksaan Anti SARS-CoV-2 Kuantitatif (Spike-RBD) untuk mengukur titer antibodi terhadap virus Covid-19. Pemeriksaan ini berfungsi sebagai baseline kuantitatif antibodi terhadap SARS COV-2 untuk mengevaluasi respons imun individu terhadap virus SARS-CoV-2 sehingga memungkinkan dokter menilai perubahan relatif respons imun individu terhadap virus dari waktu ke waktu dalam bentuk numerik.

Selain itu, Perseroan juga menyediakan pemeriksaan Panel Pra-Vaksinasi Covid-19 Basic, Medium, Complete, yang berfungsi untuk memastikan kondisi kesehatan calon penerima vaksin Covid-19 terutama yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) dan Panel Covid-19 Recovery Basic, Recovery Medium dan Recovery Complete. Dengan adanya panel pemeriksaan tersebut, para penyintas Covid-19 dapat dengan mudah memantau kondisi kesehatan tubuhnya setelah sembuh dari Covid-19. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD