IDXChannel - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman secara mengejutkan mengundurkan diri. Langkah ini diambil setelah pasar modal Indonesia bergejolak setelah pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 28-29 Januari 2026 anjlok dengan penurunan 8 persen sehingga membuat Jakarta Automated Trading System (JATS) menyetop perdagangan (trading halt) selama 30 hari.
Namun, indeks kini rebound setelah pasar menyambut positif atas respons Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO) memenuhi permintaan MSCI soal transparansi kepemilikan saham emiten. Perusahaan keuangan global tersebut sebelumnya mengancam tidak akan memasukkan saham-saham Indonesia dari indeks global, bahkan menurunkan status Indonesia dari Emerging Market (EM) menjadi Frontier Market (FM).
Siapa Iman Rachman? Iman ditunjuk menjadi Direktur Utama BEI dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 29 Juni 2022 untuk periode 2022-2026.
Dia menggantikan Inarno Djayadi yang menjabat pada 2018-2022. Sementara Inarno saat ini menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).