sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Profil Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Direktur Utama BEI

Market news editor Rahmat Fiansyah
03/02/2026 13:40 WIB
Jeffrey Hendrik resmi ditunjuk menjadi Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI).
Jeffrey Hendrik resmi ditunjuk menjadi Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: iNews Media/Aldhi Chandra Setiawan)
Jeffrey Hendrik resmi ditunjuk menjadi Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: iNews Media/Aldhi Chandra Setiawan)

IDXChannel - Jeffrey Hendrik resmi ditunjuk menjadi Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). Dia akan mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh Iman Rachman.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Direksi BEI pada Jumat (30/1/2026). Penunjukan tersebut sudah sah meski administrasinya masih diproses. 

Dewan Komisaris BEI juga telah menyetujui penunjukan Jeffrey sebagai Pjs Dirut. Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti itu akan menjabat Pjs Dirut BEI hingga Juni 2026.

Saat ini, Jeffrey menjabat sebagai Direktur Pengembangan BEI. Dia diangkat menjadi anggota Dewan Direksi BEI dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUSPT) pada Juni 2022 dengan masa jabatan 2022-2026. 

Jeffrey mengawali kariernya di PT Zona Pratama pada 1994-1996. Kemudian, dia melanjutkan kariernya sebagai Corporate Finance di PT Transpasific Securindo pada 1996-1999.

Pasca krisis 1998/99, Jeffrey menjadi Direktur Utama PT Phintraco Sekuritas sejak 1999. Dia memimpin perusahaan sekuritas tersebut selama lebih dari dua dekade.

Selain itu, dia dipercaya menjadi Anggota Komite Perdagangan dan Penyelesaian Transaksi Efek BEI (2019-2020), pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Anggota Departemen Perdagangan Efek (2020-2022), dan Anggota Task Force Keuangan Berkelanjutan OJK sejak 2021.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, pihaknya belum mengumumkan pernyataan resmi soal Pjs Dirut BEI karena masih ada proses yang harus dijalankan.

Penunjukan Jeffrey sebelumnya sudah diungkap secara langsung oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa pada Sabtu (31/1/2026) malam. Purbaya menyebut, Jeffrey bersama tim akan mewakili BEI bertemu dengan perwakilan MSCI membahas soal agenda transformasi pasar modal ke depan.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement