Sebaliknya, DSI akan berperan sebagai platform pengawasan berbasis data yang memanfaatkan aplikasi SIMBARA untuk memantau aktivitas ekspor, mendeteksi anomali, dan meningkatkan transparansi.
Skema tersebut dinilai tidak mengubah kontrak dagang maupun hubungan komersial yang telah berjalan, sementara mekanisme harga tetap mengacu pada harga acuan dengan batas toleransi tertentu.
Selain itu, pemerintah juga disebut tengah mempertimbangkan revisi mekanisme harga Domestic Market Obligation (DMO) batu bara untuk PLN serta penyesuaian kuota produksi melalui Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).
Samuel Sekuritas menilai perubahan tersebut berpotensi menjadi katalis positif bagi emiten batu bara.
Saat ini, produsen batu bara masih diwajibkan memasok sebagian produksinya ke PLN dengan harga tetap USD70 per ton melalui skema DMO.