sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Prospek Sektor Batu Bara di Tengah Krisis LNG dan El Niño

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
18/05/2026 06:45 WIB
Prospek batu bara dinilai masih solid di tengah meningkatnya risiko gangguan pasokan energi global dan potensi El Niño pada paruh kedua 2026.
Prospek Sektor Batu Bara di Tengah Krisis LNG dan El Niño. (Foto: iStock)
Prospek Sektor Batu Bara di Tengah Krisis LNG dan El Niño. (Foto: iStock)

Harga batu bara sendiri masih melanjutkan penguatan pada awal Mei 2026. Harga ICI-4 tercatat naik 2,8 persen secara mingguan ke USD63,56 per ton, sedangkan ICI-3 meningkat 2,1 persen menjadi USD80,7 per ton.

Menurut Yoga, kenaikan harga minyak dunia yang kini berada sekitar dua kali lipat dibanding sebelum perang turut meningkatkan biaya produksi batu bara. Pasalnya, biaya bahan bakar menyumbang sekitar 20-25 persen dari total biaya tunai penambangan.

Di tengah kondisi tersebut, Sucor Sekuritas kembali merekomendasikan beli untuk saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dengan target harga Rp30.100 per saham.

“AADI memiliki posisi biaya produksi yang rendah, volume yang stabil, dan kemampuan menghasilkan arus kas yang kuat sehingga mendukung ketahanan laba,” kata Yoga.

Meski demikian, dia mengingatkan potensi kenaikan royalti, windfall tax, hingga tarif ekspor masih menjadi risiko yang perlu dicermati karena dapat membatasi kenaikan laba emiten batu bara. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Halaman : 1 2 3 4 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement