Sentimen investor ritel juga masih cenderung bullish. Dari 207 responden dalam survei Kitco, sebanyak 121 investor atau 59 persen memperkirakan emas menguat pekan ini.
Sebanyak 44 investor atau 21 persen memperkirakan harga emas turun, sementara 42 investor atau 20 persen melihat emas bergerak sideways.
Head of currency strategy di investingLive, Adam Button, menjadi salah satu analis yang memperkirakan emas masih menghadapi tekanan.
“Lebih rendah,” ujar Button. Menurut dia, Warsh secara efektif telah memberikan sinyal mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga pada September, meskipun pernyataan tersebut tidak disebut sebagai forward guidance.
Di sisi lain, president dan COO Asset Strategies International, Rich Checkan, memperkirakan emas berpeluang kembali naik.