Kedua, munculnya pembahasan mengenai potensi buyback saham-saham bank Himbara yang melibatkan DPR, Danantara, Himbara, BPJS, dan sejumlah institusi BUMN.
Wacana tersebut dipandang sebagai sinyal adanya upaya stabilisasi pasar yang terkoordinasi di tengah tekanan jual yang sebelumnya mendominasi perdagangan.
Ketiga, pemerintah memberikan klarifikasi bahwa tidak akan ada penerapan mekanisme gross split dalam skema ekspor.
Kepastian tersebut meredakan kekhawatiran pelaku pasar mengenai potensi kewajiban eksportir menyerahkan sebagian hasil ekspor kepada perantara negara yang dikhawatirkan dapat mengganggu arus kas perusahaan.
BRI Danareksa menilai kombinasi ketiga sentimen tersebut berhasil memperbaiki persepsi risiko investor dan memicu rebound setelah koreksi tajam yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.