Dalam prospektus yang terbit pada 27 April 2026, PYFA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 5,7 miliar saham baru dengan nominal Rp100. Kendati demikian, harga pelaksanaan dan jumlah saham pasti yang akan diterbitkan belum diumumkan.
Perseroan juga telah menetapkan rasio HMETD 1:1 di mana setiap pemegang saham PYFA yang memiliki satu saham akan memperoleh satu HMETD yang dapat ditebus sesuai dengan harga pelaksanaan. Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down).
Bersamaan dengan rights issue tersebut, perseroan juga akan menerbitkan waran maksimal 3,75 miliar saham, setara 33,41 persen dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan. Namun, rasio waran yang melekat dengan HMETD belum ditentukan, termasuk harga tebusnya.
Sebelumnya, perseroan juga telah mengumumkan seluruh jadwal pelaksanaan rights issue. Jadwal cum date atau batas akhir atas kepemilikan saham yang berhak mengikuti rights issue ditetapkan paling lambat 7 Juli 2026. Dengan begitu, HMETD ditargetkan bisa dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2026.
(Rahmat Fiansyah)