Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat meningkat menjadi USD76 juta, dengan total ekuitas sebesar USD56,6 juta. Rasio debt to equity ratio (DER) berada di level 0,30 kali.
Secara operasional, Blok Cepu mencatat produksi rata-rata sebesar 151 ribu barel minyak per hari (BOPD) dengan sisa cadangan terbukti dan terduga (2P reserves) sebesar 296 juta barel minyak (MMBO).
Sementara itu, Blok Jabung membukukan produksi rata-rata 49,7 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD) dengan cadangan 2P sebesar 243 juta barel setara minyak (MMBOE). Perseroan menyatakan kedua blok migas tersebut menjadi penopang utama kinerja operasional sekaligus landasan ekspansi bisnis ke depan.
(Shifa Nurhaliza Putri)