Sedangkan terkait jaringan distribusi dan akses pasar yang dimiliki Momogi, pihak COCO juga telah menyiapkan program perluasan bisnis menjadi food and ingredients, dengan akses ke dua pasar strategis di kawasan Asia Tenggara.
"Kami membidik penguatan dan perluasan bisnis ke segmen food and ingredients, dengan akses ke dua pasar dengan pertumbuhan konsumsi tercepat di Asia Tenggara, yaitu Indonesia dan Vietnam," ujar Sugianto.
Sugianto menjelaskan, potensi industri makanan dan minuman, khususnya di kawasan Asia Tenggara, menunjukkan prospek pertumbuhan yang positif dalam beberapa tahun ke depan.
Berdasarkan data Statista, pasar makanan ringan di Asia Tenggara diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sekitar enam hingga delapan persen hingga 2030 mendatang, dengan didorong oleh pertumbuhan kelas menengah, urbanisasi, serta peningkatan konsumsi produk makanan praktis di kawasan tersebut.
Dengan potensi pasar yang demikian menjanjikan, COCO memposisikan Momogi Group sebagai mitra strategis yang memiliki pondasi bisnis yang kuat, baik di pasar domestik maupun internasional.