Neraca juga masih solid dengan aset masih menetap di angka Rp8,8 triliun, diikuti penurunan utang hingga 56 persen secara year-to-date (ytd). Sementara pertumbuhan modal mencapai triple digit menjadi Rp6,05 triliun.
Kas yang digenggam akhir Juni senilai Rp65,89 miliar, terpangkas Rp9,25 miliar dari awal tahun akibat pengeluaran operasional hingga keperluan investasi.
(FRI)