IDXChannel - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin (27/4/2026), naik 18 poin atau sekitar 0,10 persen ke level Rp17.211 per dolar AS.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, sentimen datang dari global yaitu para pelaku usaha mempertimbangkan gangguan pasokan terhadap potensi dimulainya kembali pembicaraan damai antara AS dan Iran yang dapat membantu membatasi gangguan tersebut.
"Iran dilaporkan telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang. Dalam usulan tersebut, Teheran menawarkan untuk menunda negosiasi nuklir demi fokus pada penyelesaian konflik, demikian laporan Axios mengutip seorang pejabat AS dan dua sumber yang memahami masalah tersebut," tulis Ibrahim dalam risetnya.
Sebelumnya pasar khawatir akan peningkatan eskalasi militer di kawasan tersebut, sehari setelah Iran merilis rekaman pasukan komando yang menaiki kapal kargo di Selat Hormuz, dan karena kemajuan pembukaan kembali jalur air vital tersebut terhenti.
Navigasi melalui Selat Hormuz, yang sebelum perang mengangkut sekitar seperlima produksi minyak global, tetap terblokir secara efektif. Penangkapan dua kapal kargo oleh Iran menyoroti kesulitan Washington dalam upaya mengendalikan jalur tersebut. Hanya lima kapal, termasuk sebuah kapal tanker produk minyak Iran, yang telah melewati Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir, menurut data pengiriman.