Konglo dan Indeks Global
Rebound saham-saham konglomerat ini terjadi setelah sebelumnya banyak terkoreksi sejak awal tahun di tengah isu investabilitas yang diumumkan pengelola indeks MSCI serta goncangan konflik Iran yang memicu volatilitas pasar global.
“Saham konglomerasi memang erat kaitannya dengan indeks. Pengumuman oleh FTSE kemarin memberi angin segar terhadap emiten-emiten konglo di IHSG dan itu membuat banyak saham konglo selain Prajogo juga mengalami rebound,” ujar pengamat pasar modal Michael Yeoh, Kamis (9/4/2026).
Dia mencontohkan, penguatan tidak hanya terjadi pada saham Grup Barito milik Prajogo Pangestu, tetapi juga terlihat pada konglomerasi lain di pasar.
“Sebut saja contoh saham-saham Happy Hapsoro dan Grup Bakrie,” katanya.
Menanti MSCI
Michael menambahkan, arah saham konglomerasi ke depan masih akan sangat bergantung pada keputusan indeks global berikutnya, terutama dari MSCI yang akan melakukan rebalancing besar pada Mei.