IDXChannel - Saham-saham konglomerat mencatat rebound tajam dalam sepekan lalu setelah sebelumnya sempat tertekan pengumuman daftar emiten dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration/HSC) oleh bursa.
Penguatan ini terjadi seiring kabar FTSE Russell yang mempertahankan status Indonesia di secondary emerging market, serta gencatan senjata dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran yang sempat menenangkan pasar global.
Namun, perkembangan terbaru pada Minggu (12/4) menunjukkan negosiasi tersebut gagal mencapai kesepakatan, sehingga mengancam keberlanjutan gencatan senjata tersebut.
Meski begitu, reli ini belum sepenuhnya aman karena pasar masih menanti keputusan krusial dari MSCI.
Penguatan paling mencolok terjadi pada saham-saham Grup Barito milik Prajogo Pangestu.