Kinerja tersebut didukung oleh utilisasi aset yang tinggi, basis pendapatan berulang (recurring income) yang stabil dan peningkatan kontribusi pihak ketiga, dengan tambahan upside dari kenaikan tarif spot kapal di tengah kondisi pasar logistik yang menguntungkan.
Dengan capaian kinerja positif pada area top line di triwulan I-2026, CDIA mampu menciptakan laba bersih setelah pajak USD9,5 juta.
Selain itu itu, CDIA juga berhasil mempertahankan posisi keuangan yang kuat, dengan tingkat likuiditas mencapai USD954,2 juta dan rasio utang terhadap kapitalisasi sebesar 39 persen.
"Capaian ini memberikan fleksibilitas untuk menangkap peluang pertumbuhan sekaligus menjaga ketahanan keuangan," ujar Jonathan.
Pada triwulan I-2026, CDIA memperkuat platform logistik maritim melalui penambahan Boreas, kapal tanker kimia berkapasitas 9.000 DWT yang dikembangkan bersama Fukuoka Shipbuilding Co Ltd, Jepang.