Kapal ini dirancang untuk melayani rute domestik dan internasional. Boreas yang dijadwalkan beroperasi tahun ini, dengan tidak hanya menambah kapasitas armada, namun juga memperkuat kehadiran CDIA di Asia dan Eropa, serta mendukung pengembangan platform logistik regional yang lebih terintegrasi.
Di seluruh segmen bisnis, CDIA secara konsisten dan berkelanjutan mengeksekusi pipeline pertumbuhan yang berfokus pada ekspansi strategis untuk memperkuat perolehan pendapatan berulang, meningkatkan integrasi aset dan mendorong penciptaan nilai jangka panjang.
Pada segmen energi, kapasitas tenaga surya mencapai 11 MWp, dengan tambahan sekitar 5 MWp dalam pengembangan dan direncanakan beroperasi pada 2026, sedangkan pada segmen air, CDIA mengembangkan tambahan kapasitas 600 lps di WTP Krenceng serta fasilitas pengolahan air limbah 1.200 meter kubik per hari di Cilegon untuk memperkuat platform air terintegrasi.
Sementara itu, pada segmen pelabuhan dan penyimpanan, pengembangan infrastruktur dari dana IPO berupa tangki penyimpanan, pipa etilena dan fasilitas pendukung, juga berjalan sesuai rencana.
Pembangunan tangki bitumen 12.000 meter kubik RPU juga terus berjalan dan ditargetkan selesai tahun ini. Untuk segmen logistik, ekspansi armada berlanjut menuju 20 kapal di segmen gas, kimia dan dry bulk hingga akhir 2026, untuk mendukung permintaan captive dan pihak ketiga.