Menurut Dimas, capaian tersebut berhasil diraih Sucor AM dengan didorong oleh berbagai faktor, seperti peningkatan literasi keuangan, program investasi secara rutin, serta ekspansi jaringan distribusi. Dari sisi produk, reksa dana pasar uang menjadi salah satu kontributor utama terhadap kinerja positif perusahaan.
Di tengah kondisi pasar yang membuat investor cenderung bersikap wait and see, produk pasar uang dinilai tetap menarik karena menawarkan profil risiko dan volatilitas yang relatif lebih rendah, sekaligus menjaga likuiditas investor.
"Produk Sucorinvest Money Market Fund (SMMF) mampu mencatatkan kinerja 4,78 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dan Sucorinvest Sharia Money Market Fund (SSMMF) mencatatkan kinerja 4,47 persen YoY per 8 Juni 2026," ujar DImas.
Tingginya minat investor terhadap SSMMF, dikatakan Dimas, juga terlihat dari antusiasme pasar yang sempat membuat produk ini sold out, sehingga pihak Sucor AM harus melakukan penambahan unit penyertaan demi mengakomodasi tingginya permintaan tersebut.
Ke depan, Sucor AM akan terus memperkuat strategi investasi dan manajemen risiko untuk menjaga kinerja portofolio serta meningkatkan kepercayaan investor.