Kepala Strategi Makro Global Deutsche Bank, Jim Reid menilai, bahasa dalam risalah membuka kemungkinan langkah yang lebih dua arah terhadap suku bunga, meski belum mengarah pada keputusan kenaikan dalam waktu dekat.
Risalah juga menyoroti sektor AI sebagai sumber ketidakpastian baru bagi The Fed. Para pembuat kebijakan terbelah mengenai apakah pertumbuhan pesat industri ini akan mendorong inflasi atau justru menekannya melalui peningkatan produktivitas.
Dari sisi data ekonomi, neraca perdagangan AS mencatat defisit barang dan jasa melebar menjadi USD70,3 miliar pada Desember, menurut data US Census Bureau dan Bureau of Economic Analysis. Secara tahunan, defisit perdagangan 2025 membengkak menjadi USD901,5 miliar.
Sementara itu, data dari US Department of Labor menunjukkan klaim tunjangan pengangguran mingguan turun menjadi 206 ribu, lebih rendah dari ekspektasi 223 ribu mengindikasikan pasar tenaga kerja masih relatif solid.
Di sisi korporasi, saham ritel raksasa Walmart menjadi sorotan. Perusahaan melaporkan kinerja kuartalan yang melampaui ekspektasi laba dan pendapatan, sekaligus mengumumkan program pembelian kembali saham (buyback) senilai USD30 miliar.