Adapun rugi periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp338,70 miliar. Nilai tersebut menyusut dibandingkan rugi Rp365,82 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi neraca, total aset PYFA mencapai Rp7,35 triliun per 30 September 2026, meningkat dibandingkan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp6,77 triliun. Sementara itu, total liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp6,59 triliun, naik dari Rp5,78 triliun pada akhir 2025.
(Shifa Nurhaliza Putri)