sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Hari Ini Ditutup Bergairah ke Rp18.091 per USD

Market news editor Anggie Ariesta
14/07/2026 15:39 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ditutup menguat pada akhir perdagangan Selasa (14/7/2026), naik 18 poin atau sekitar 0,10 persen.
Rupiah Hari Ini Ditutup Bergairah ke Rp18.091 per USD. (Foto iNews Media Group)
Rupiah Hari Ini Ditutup Bergairah ke Rp18.091 per USD. (Foto iNews Media Group)

Kenaikan harga minyak mentah berdampak pada pasar keuangan yang lebih luas, menekan pasar saham dan meningkatkan kekhawatiran inflasi karena investor menilai kembali potensi dampak kenaikan biaya energi terhadap pertumbuhan global dan kebijakan bank sentral.

Selain itu, Gubernur Federal Reserve (The Fed) Christopher Waller, yang mengungkapkan, jika Indeks Harga Konsumen (CPI) naik minggu ini, The Fed harus mempertimbangkan kenaikan suku bunga. Waller menyatakan bahwa angka inflasi inti yang tinggi akan memaksa pertimbangan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Meskipun bersikap hawkish, dia masih melihat kemungkinan inflasi mencapai target 2 persen tanpa kenaikan suku bunga dan menyatakan bahwa pasar tenaga kerja lebih dekat dengan target lapangan kerja maksimum The Fed.

Dari sentimen domestik, kata Ibrahim, pasar merespons positif setelah S&P Global Ratings memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5 persen setiap tahunnya sampai dengan tiga tahun ke depan di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Lembaga pemeringkat ini mempertahankan peringkat kredit Indonesia dalam kategori layak investasi BBB dengan prospek tetap Stabil.

S&P menyampaikan peringkat kredit Indonesia bertahan di BB Bberkat prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat. Hal ini terefleksikan dari pengaturan kebijakan ekonomi makro yang bijak, serta beban utang eksternal maupun pemerintah yang relatif lebih ringan dibandingkan dengan negara-negara berperingkat sesama BBB.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement