sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Krisis Air Bersih Ancam Tiga Kabupaten di Jateng, 16 Ribu Warga Terdampak

News editor Binti Mufarida
14/07/2026 16:30 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan lebih dari 16 ribu warga di sejumlah wilayah Jawa Tengah terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
Krisis Air Bersih Ancam Tiga Kabupaten di Jateng, 16 Ribu Warga Terdampak. (Foto Istimewa)
Krisis Air Bersih Ancam Tiga Kabupaten di Jateng, 16 Ribu Warga Terdampak. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan lebih dari 16 ribu warga di sejumlah wilayah Jawa Tengah terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD periode Senin (13/7/2026) pukul 07.00 WIB hingga Selasa (14/7/2026), krisis air bersih masih terjadi di Kabupaten Klaten, Banyumas, dan Pemalang.

“Dampak musim kemarau masih menyebabkan krisis air bersih di Kabupaten Klaten. Sedikitnya 3.148 kepala keluarga atau 10.407 jiwa terdampak di empat desa yang berada di Kecamatan Kemalang, antara lain Desa Kendalsari, Desa Tegalmulyo, Desa Tlogowatu dan Desa Sidorejo,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/7/2026).

Aam sapaan Abdul Muhari juga mengungkapkan, BPBD Kabupaten Klaten terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan melaksanakan pendistribusian air bersih. Selama periode 15 Juni hingga 13 Juli 2026, sebanyak 236 tangki atau sekitar 1.180.000 liter air bersih telah disalurkan kepada masyarakat di Desa Kendalsari (46 tangki air), Tegalmulyo (51 tangki air), Tlogowatu (67 tangki air) dan Sidorejo (72 tangki air).

Lebih lanjut, Aam mengatakan, kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Banyumas. Kekeringan yang dipicu musim kemarau berdampak pada sedikitnya 1.820 kepala keluarga atau 5.648 jiwa yang tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Purwokerto Timur, Karanglewas, Sumpluh, Jatilawang, Cilongok, Kemrajen.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement