Sementara itu, berdasarkan prediksi curah hujan kumulatif dasarian II bulan Juli 2026 (11-20 Juli 2026) yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Indonesia didominasi mengalami hujan pada kategori rendah.
Merespons hal tersebut, Aam menyampaikan, BNPB telah memberikan imbauan kepada pemerintah daerah terus mengoptimalkan distribusi air bersih serta menyiapkan sarana penampungan air di wilayah rawan kekeringan agar penyaluran bantuan dapat berlangsung lebih efektif. Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air secara bijaksana dan efisien.
“Meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau, masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin oleh otoritas daerah setempat,” kata dia.
(Dhera Arizona)