BPBD Kabupaten Banyumas, kata Aam, bersama otoritas daerah setempat menyiapkan sarana penampungan air. Pada Senin (13/7/2026), BPBD mendistribusikan masing-masing 5.000 liter air bersih ke dua titik di Desa Kedungpring, Kecamatan Kemranjen menggunakan truk tangki air.
“Selain itu, air bersih juga telah disalurkan langsung kepada warga melalui toren berkapasitas 2.000 liter serta penampungan air yang tersedia,” ujarnya.
Di Kabupaten Pemalang, kata Aam, kekeringan juga masih berlangsung dan berdampak pada sedikitnya 2.923 kepala keluarga di Kecamatan Belik, Bawang, Pulosari. Pemerintah Kabupaten Pemalang telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Kekeringan hingga 31 November 2026.
“BPBD Kabupaten Pemalang terus mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat. Pada Senin (13/7), sebanyak 56.000 liter air bersih disalurkan menggunakan tiga armada mobil tangki. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebutuhan air bersih masyarakat diperkirakan dapat terpenuhi untuk tiga hari ke depan,” katanya.