"Pada prinsipnya, apabila dari prinsipal memang menaikkan harga, ya pasti otomatis kita akan menaikkan harga juga, kan. Kita adalah retailer. Jadi, enggak mungkin tidak ada kenaikan harga," tuturnya.
Meski demikian, Suantopo tetap optimistis terhadap prospek bisnis perseroan di tengah tekanan nilai tukar dan ketidakpastian ekonomi global. Menurutnya, sektor ritel kebutuhan sehari-hari merupakan industri yang bersifat defensif dan relatif mampu bertahan dalam berbagai kondisi ekonomi.
"Perseroan adalah bergerak di bidang perdagangan ritel yang memang industri yang defensif dan kita sudah buktikan bahwa perseroan juga berhasil melalui masa pandemi Covid 2020 dengan baik. Tujuh bulan ke depan kita tetap yakin bahwa secara fundamental perseroan tetap cukup kuat dan tetap bisa tumbuh secara moderat dibandingkan tahun sebelumnya," kata dia.
(DESI ANGRIANI)