Trump telah berulang kali meminta negara lain untuk membantu membuka kembali Hormuz, meskipun sekutu utama AS sebagian besar menyatakan penolakan.
Selain itu, Ketua Fed Jerome Powell mengucapkan selamat kepada Kevin Warsh karena telah melewati tahap pertama dalam perjalanannya untuk menjadi penggantinya sebagai Ketua Fed.
Dari sentimen domestik, harga minyak mentah dunia terus mengalami kenaikan (Brent Crude Oil USD122 per barrel dan WTI Crude Oil USD108 per barrel). Kenaikan ini, membuat kebutuhan dolar AS untuk pembelian minyak mentah semakin tinggi.
"Tingginya harga minyak diproyeksikan dapat menambah tekanan neraca transaksi berjalan dan menggerus ketahanan fiskal. Beban subsidi akibat kenaikan harga minyak juga diestimasikan bakal menekan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026," tutur Ibrahim
Dalam asumsi APBN harga minyak berada di USD70 per barel, sementara harga saat ini kembali bertengger di atas USD100 per barel, terlebih menembus USD120 per barel. Sehingga setiap kenaikan minyak USD1 per barel berpotensi menambah beban subsidi dan kompensasi energi senilai Rp10 triliun hingga Rp13 triliun per tahun.