sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Tergelincir ke Rp17.346 di Tengah Ketegangan Global

Market news editor Anggie Ariesta
30/04/2026 16:53 WIB
Sentimen pelemahan rupiah berasal dari rencana Presiden AS Donald Trump untuk memblokade angkatan laut Iran.
Rupiah Tergelincir ke Rp17.346 di Tengah Ketegangan Global (Foto: iNews Media Group)
Rupiah Tergelincir ke Rp17.346 di Tengah Ketegangan Global (Foto: iNews Media Group)

Trump telah berulang kali meminta negara lain untuk membantu membuka kembali Hormuz, meskipun sekutu utama AS sebagian besar menyatakan penolakan.

Selain itu, Ketua Fed Jerome Powell mengucapkan selamat kepada Kevin Warsh karena telah melewati tahap pertama dalam perjalanannya untuk menjadi penggantinya sebagai Ketua Fed. 

Dari sentimen domestik, harga minyak mentah dunia  terus mengalami kenaikan (Brent Crude Oil USD122 per barrel dan WTI Crude Oil USD108 per barrel). Kenaikan ini, membuat kebutuhan dolar AS untuk pembelian minyak mentah semakin tinggi.

"Tingginya harga minyak diproyeksikan dapat menambah tekanan neraca transaksi berjalan dan menggerus ketahanan fiskal. Beban subsidi akibat kenaikan harga minyak juga diestimasikan bakal menekan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026," tutur Ibrahim

Dalam asumsi APBN harga minyak berada di USD70 per barel, sementara harga saat ini kembali bertengger di atas USD100 per barel, terlebih menembus USD120 per barel. Sehingga setiap kenaikan minyak USD1 per barel berpotensi menambah beban subsidi dan kompensasi energi senilai Rp10 triliun hingga Rp13 triliun per tahun.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement