Jangkauan ekspor perseroan mencakup negara-negara Asia seperti China, Vietnam, Korea Selatan, UEA, Taiwan, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Australia.
ASHA juga menjalin kerja sama dengan Melbourne Seafood Distributors untuk mendistribusikan produk ikan di supermarket dan peritel di Australia.
Lalu saham ASHA milik siapa saat ini? Mengutip data Bursa Efek Indonesia, berikut ini adalah informasi kepemilikan saham di PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk.
Saham ASHA Milik Siapa? Informasi Kepemilikan Sahamnya
Sesuai laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia, hingga 31 Desember 2025 pengendali saham ASHA adalah PT Asha Fortuna Corpora dengan kepemilikan sebanyak 1,50 miliar saham, setara 30 persen dari total saham terdaftar.
Berikut ini adalah daftar pemegang saham mayoritas di ASHA per akhir 2025:
- PT Asha Fortuna Corpora 1,50 miliar saham/30 persen (pengendali)
- PT Mestika Arta Dirga 550 juta saham/11 persen
- Ervin Sutioso 375 juta saham/7,5 persen
- PT Inti Sukses International 550 juta saham/11 persen
- Masyarakat (non-warkat) 2,02 miliar saham/40,5 persen
ASHA mencatatkan sahamnya secara perdana di Bursa Efek Indonesia pada 2022 dengan melepas 1,25 miliar saham di harga penawaran Rp100 per saham. Dari IPO ini, perseroan mengantongi dana sebanyak Rp125 miliar.
ASHA ditutup di harga Rp110 per saham pada penutupan sesi pertama Selasa (20/1/2026), naik 11,11 persen dari pembukaan. Dalam satu tahun terakhir, ASHA telah mencatatkan pertumbuhan harga sebesar 816 persen.
Itulah informasi singkat tentang saham ASHA milik siapa.
(Nadya Kurnia)