sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham Asia Beragam di Tengah Kebuntuan Negosiasi AS dan Iran

Market news editor Wahyu Dwi Anggoro
11/05/2026 13:23 WIB
Saham-saham Asia bervariasi pada Senin (11/5/2025) menyusul penolakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap proposal damai tandingan dari Iran.
Saham Asia Beragam di Tengah Kebuntuan Negosiasi AS dan Iran. (Foto: Freepik)
Saham Asia Beragam di Tengah Kebuntuan Negosiasi AS dan Iran. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Saham-saham Asia bervariasi pada Senin (11/5/2025) menyusul penolakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap proposal damai tandingan dari Iran.

Dilansir dari AP, indeks Nikkei 225 Tokyo turun 0,4 persen menjadi 62.486,84 setelah sempat mencapai rekor tertinggi baru dalam perdagangan intraday di atas 63.300. 

Perusahaan holding investasi yang berfokus pada teknologi, SoftBank Group, salah satu saham terbesar di Jepang, turun lebih dari 5 persen.

Indeks Kospi Korea Selatan (Korsel) naik 4,1 persen menjadi 7.804,71. Indeks ini juga mencapai rekor tertinggi intraday sepanjang masa, dipimpin oleh kenaikan saham-saham terkait teknologi termasuk Samsung Electronics dan produsen chip memori SK Hynix.

Saham-saham terkait teknologi dan meningkatnya minat terhadap kecerdasan buatan (AI) telah mendukung pasar saham di Jepang dan Korsel meskipun terjadi perang Iran, dengan Nikkei 225 dan Kospi masing-masing naik lebih dari 10 persen dan 30 perse  selama bulan lalu.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,3 persen menjadi 26.319,93. Di sisi lain, Indeks Komposit Shanghai naik 0,9 persen menjadi 4.219,13, menyusul data inflasi dan ekspor-impor China yang lebih baik dari perkiraan.

Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,6 persen. Taiex Taiwan naik 0,9 persen, dan Sensex India turun 1,3 persen. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement