Secara kinerja, BNBR mencatat laba bersih Rp502,7 miliar pada 2025, naik sekitar 49,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, laba usaha justru turun tajam akibat penurunan pendapatan dan kenaikan beban operasional.
Pendapatan perseroan tercatat Rp3,74 triliun, sedikit turun dari 2024. Penurunan ini terutama berasal dari melemahnya kinerja salah satu entitas anak.
Untuk memastikan seluruh saham terserap, BNBR juga menyiapkan pembeli siaga yang akan menyerap sisa saham yang tidak diambil investor.
Langkah ini memberi kepastian bahwa target pendanaan tetap tercapai, sekaligus memperkuat struktur permodalan perseroan. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.