Pada Maret lalu, Nomura memangkas target harga saham BDMN menjadi Rp2.590 dari sebelumnya Rp2.750.
Kabar terbaru, BDMN akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp142,19 per saham, dengan total nilai mencapai Rp1,39 triliun.
Keputusan ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026, dengan rasio pembagian sebesar 35 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk senilai Rp3,97 triliun.
Pembayaran dividen kepada pemegang saham dijadwalkan pada 30 April 2026. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.