AALI
9750
ABBA
286
ABDA
6250
ABMM
1350
ACES
1195
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
170
ADRO
2190
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
725
AKSI
745
ALDO
1315
ALKA
296
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.82
0.04%
+0.23
IHSG
6556.00
-0.19%
-12.17
LQ45
939.03
-0.03%
-0.31
HSI
24283.31
0.16%
+39.70
N225
27101.98
-0.11%
-29.36
NYSE
16340.32
-0.45%
-73.65
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
851,136 / gram

Saham BNII Mendadak Melonjak, Ini Penjelasan Maybank

MARKET NEWS
Hafid Fuad
Rabu, 17 November 2021 06:28 WIB
Volatilitas saham PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) pada 11 November lalu terbilang tidak wajar, terjadi lonjakan harga dan aktivitas transaksi.
Saham BNII Mendadak Melonjak, Ini Penjelasan Maybank (FOTO: MNC Media)
Saham BNII Mendadak Melonjak, Ini Penjelasan Maybank (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Volatilitas saham PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) pada 11 November lalu terbilang tidak wajar, terjadi lonjakan harga dan aktivitas transaksi. Saham BNII rata-rata meningkat menjadi sebanyak 231.319.600 saham dengan frekuensi 20.536 kali.

Aktivitas transaksi efek BNII meningkat dibandingkan dengan hari Bursa sebelumnya sebanyak 7.876.500 saham dengan frekuensi 906 kali.

Selain itu, fluktuasi harga dan aktivitas transaksi mengakibatkan harga ditutup meningkat sebesar Rp32 atau 8,94 persen dari harga penutupan hari Bursa sebelumnya pada Rp358 menjadi Rp390.

Dalam keterbukaan informasi, disampaikan bahwa perseroan saat ini tidak memiliki atau mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.

BNII saat ini juga tidak memiliki atau mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.

Perseroan saat ini tidak memiliki informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek perseroan serta kelangsungan hidup perseroan yang belum diungkapkan di publik.

“Perseroan saat ini tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu,” tulis Esti dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Jakarta (16/11/2021).

Pihaknya juga menyampaikan bahwa sampai dengan surat ini diterbitkan, perseroan tidak memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu.

“Termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham perseroan di Bursa, paling tidak dalam 3 bulan mendatang,” katanya.

Menariknya pada 11 November tersebut, ada peristiwa yang dapat dikaitkan dengan lonjakan saham BNII, yakni adanya permohonan Pernyataan Pailit yang diajukan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) kepada PT Pan Brothers Tbk (PBRX) resmi ditolak oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Jakarta Pusat (PN Jakarta Pusat).

Majelis Hakim memutuskan untuk menolak permohonan pailit yang diajukan Maybank untuk seluruhnya dan menghukum Maybank untuk membayar biaya perkara yang timbul akibat permohonan pernyataan pailit ini. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD