AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Saham Farmasi dan Kesehatan Meroket Saat Lonjakan Covid-19, Ini Penyebabnya

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Selasa, 22 Juni 2021 16:38 WIB
Kenaikan saham-saham di sektor farmasi dan kesehatan merupakan persepsi dari pelaku pasar akan meningkatnya kebutuhan fasilitas kesehatan.
Saham Farmasi dan Kesehatan meroket saat lonjakan Covid-19. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Sejumlah saham di sektor kesehatan dan farmasi mencatat kinerja positif di tengah meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia. Padahal, per Senin (21/6/2021), kasus positif Covid-19 tembus di angka 2.004.445 kasus. 

Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada menilai, kenaikan saham-saham di sektor farmasi dan kesehatan merupakan persepsi dari pelaku pasar akan meningkatnya kebutuhan fasilitas kesehatan di tengah kenaikan angka positif Covid-19.

"Saham-saham farmasi mengalami kenaikan seiring persepsi pelaku pasar akan kembali meningkatnya kebutuhan akan fasilitas kesehatan mengingat kembali maraknya penyebaran covid," ujar Reza kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (22/6/2021).

Mengenai prospek jangka panjang saham-saham di sektor tersebut, Reza menyebut hal tersebut tidak bisa diketahui dari sekarang karena harus melihat sentimen yang ada ke depannya.

'Kemarin-kemarin aja kan terlihat begitu sudah ada vaksin, angka covid turun saham saham farmasi ikut turun juga meski secara riil kebutuhan fasilitas kesehatan masih diperlukan," ucapnya.

Adapun beberapa saham sektor kesehatan dan farmasi yang mengalami peningkatan pada penutupan perdagangan hari ini, mulai dari Indofarma (INAF), Kimia Farma (KAEF), Itama Ranoraya (IRRA), Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO), Medikaloka Hermina (HEAL), Prodia Widyahusada (PRDA), dan Sarana Meditama Metropolitan (SAME).

Saham PT Indofarma Tbk (INAF) pada penutupan hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp190 atau 7,36 persen ke Rp2.770 per lembar saham. Kemudian, saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) pada penutupan hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp130 atau 4,47 persen ke Rp3.040 per lembar saham. Lalu, saham PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) pada penutupan hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp5 atau 0,28 persen ke Rp1.760 per lembar saham.

Selanjutnya, saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) pada penutupan hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp5 atau 0,68 persen ke Rp735 per lembar saham. Kemudian, saham PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) pada penutupan hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp150 atau 3,19 persen ke Rp4.850 per lembar saham.

Kemudian, saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) pada penutupan hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp260 atau 6,06 persen ke Rp4.550 per lembar saham, dan terakhir, saham PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) pada penutupan hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp15 atau 2,52 persen ke Rp610 per lembar saham. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD