sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham KRYA Anjlok 65 Persen di Tengah Aksi Jual Pengendali

Market news editor Rahmat Fiansyah
02/04/2026 05:02 WIB
Saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) tertekan dalam beberapa waktu terakhir dengan penurunan lebih dari 60 persen.
Saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) tertekan dalam beberapa waktu terakhir dengan penurunan lebih dari 60 persen. (Foto: Freepik)
Saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) tertekan dalam beberapa waktu terakhir dengan penurunan lebih dari 60 persen. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) tertekan dalam beberapa waktu terakhir. Harga sahamnya turun lebih dari 60 persen sejak awal  2026 di tengah aksi jual bertahap yang dilakukan pengendali baru.

Pada penutupan perdagangan terakhir, Rabu (1/4/2026), harga sahamnya berada di level Rp54 per saham, sehingga membuat nilai kapitalisasi pasarnya tersisa Rp90 miliar. Penurunan tajam tersebut dinilai buka hanya dipengaruhi sentimen pasar, melainkan imbas divestasi oleh entitas terafiliasi pengendali.

William Teng melalui PT Green Power Group Tbk (LABA) dan Green City Pte Ltd, tercatat aktif melakukan penjualan saham secara beruntun sepanjang kuartal pertama 2026. LABA melakukan penjualan sebanyak 15 kali hingga kepemilikan sahamnya di KRYA tersisa 148,78 juta atau 8,94 persen, sedangkan porsi Green City tersisa 162,21 juta saham atau 9,75 persen.

Penurunan kepemilikan secara bersamaan dua entitas yang terafiliasi pengendali ini menjadi sinyal serius karena dalam banyak kasus,  pola seperti ini sering mengindikasikan adanya distribusi saham atau strategi keluar (exit liquidity) secara bertahap oleh pemegang saham utama.

Di sisi lain, data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan Dharmo Budiono yang sebelumnya menjadi pengendali KRYA menjadi satu-satunya pemegang saham di atas 5 persen yang masih mempertahankan kepemilikannya dan tidak melakukan penjualan sepanjang tahun ini. Hal ini memicu spekulasi soal siapa sebenarnya pengendali utama KRYA saat ini.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement