Penegasan tersebut disampaikan sebagai respons atas permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dalam keterbukaan informasi, 31 Juli 2026, manajemen menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai maupun harga saham perseroan, serta keputusan investasi pemodal.
Perseroan juga menegaskan tidak mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham yang perlu diungkapkan kepada publik.
Selain itu, GJTL menyampaikan tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu dekat, termasuk dalam tiga bulan ke depan, yang dapat memengaruhi pencatatan saham di Bursa.
Perseroan juga memastikan tidak terdapat informasi atau kejadian material lain yang berpotensi memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha.