sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham RLCO hingga ZATA Kena Suspensi, Tak Bisa Diperjualbelikan

Market news editor Rahmat Fiansyah
21/01/2026 07:45 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan penghentian perdagangan efek alias suspensi atas delapan saham mulai dari RLCO hingga ZATA.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan penghentian perdagangan efek alias suspensi atas delapan saham mulai dari RLCO hingga ZATA. (Foto: iNews Media Group)
Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan penghentian perdagangan efek alias suspensi atas delapan saham mulai dari RLCO hingga ZATA. (Foto: iNews Media Group)

Saham RLCO yang IPO pada akhir 2025 terus meningkat hampir tanpa henti. Saham emiten sarang burung walet tersebut menetapkan harga IPO sebesar Rp168 dan bertengger di level Rp8.700.

Kenaikan harga saham RLCO sejak listing 8 Desember 2025 mencapai  lebih dari 50 ribu persen. Kenaikan ini mengalahkan saham-saham IPO lainnya seperti PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU).

Selain itu, pergerakan saham ZATA juga tak kalah fenomenal. Sempat berada di level Rp6, emiten fesyen ini melesat hingga mencapai level tertinggi Rp143 atau kenaikan lebih dari 22 ribu persen. Saat ini, saham ZATA berada di level Rp115.

Kenaikan saham-saham small-cap di BEI selaras dengan lonjakan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang telah menembus level 9.000. 

Sementara saham-saham berkapitalisasi besar dalam LQ45 tak mampu mengejar kenaikan indeks utama. Dalam setahun terakhir, IHSG melesat hingga 27 persen, sedangkan LQ45 hanya naik 6 persen.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement