sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham SMGR-TOWR Keluar dari LQ45, INDY-NCKL Jadi Penghuni Baru

Market news editor Rahmat Fiansyah
27/07/2026 20:25 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) meracik ulang komposisi sejumlah indeks, mulai dari IDX30, LQ45, hingga IDX80.
Bursa Efek Indonesia (BEI) meracik ulang komposisi sejumlah indeks, mulai dari IDX30, LQ45, hingga IDX80. (Foto: iNews Media Group)
Bursa Efek Indonesia (BEI) meracik ulang komposisi sejumlah indeks, mulai dari IDX30, LQ45, hingga IDX80. (Foto: iNews Media Group)

Secara keseluruhan, tiga saham perbankan berkapitalisasi besar masih menjadi konstituen dengan bobot terbesar di LQ45. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memiliki bobot 15,00 persen, diikuti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar 13,23 persen dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar 10,91 persen.

Bobot BBCA turun dibandingkan praevaluasi yang sebesar 16,79 persen. Begitu pula BBRI yang turun dari 13,71 persen menjadi 13,23 persen. Sebaliknya, bobot BMRI meningkat dari 10,46 persen menjadi 10,91 persen.

Indeks LQ45 merupakan salah satu indeks utama BEI yang berisi 45 saham dengan tingkat likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar. Konstituen indeks dipilih berdasarkan sejumlah kriteria, antara lain nilai transaksi, frekuensi perdagangan, kapitalisasi pasar, serta kondisi fundamental emiten.

BEI melakukan evaluasi LQ45 secara berkala setiap enam bulan, yakni pada Januari dan Juli. Perubahan konstituen indeks biasanya menjadi perhatian investor karena dapat memengaruhi aliran dana dari reksa dana maupun investor institusi yang menggunakan LQ45 sebagai acuan investasi.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement