Sebelumnya, perseroan merencanakan penerbitan hingga 1,37 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Namun, pelaksanaan rights issue tersebut saat ini masih ditunda. Jadwal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang semula direncanakan pada 28 Januari 2026 diundur menjadi 31 Maret 2026.
Manajemen SOTS menegaskan bahwa MoU dengan DGK masih bersifat awal dan menjadi kerangka kerja sama. Transaksi final baru akan dilakukan setelah melalui proses uji tuntas serta dituangkan dalam perjanjian definitif. Oleh karena itu, pada tahap ini MoU tersebut belum memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional maupun kondisi keuangan perseroan.
Sebelumnya, saham SOTS mencatatkan pergerakan signifikan di pasar. Pada perdagangan Selasa (13/1/2026), saham SOTS diperdagangkan di kisaran Rp4.020 per saham, meningkat lebih dari 24 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp3.220. Dalam periode satu bulan terakhir, saham SOTS tercatat naik sekitar 273 persen. Pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu (14/1/2026), saham SOTS berada di Rp5.025 atau naik sekitar 25 persen pada pukul 11.26 WIB.
(Shifa Nurhaliza Putri)