Selain itu, harga saham telah bergerak di atas garis moving average (MA) 20 dan bertahan di atas level neckline 550.
Momentum juga diperkuat oleh indikator MACD yang menunjukkan sinyal bullish dengan histogram positif yang semakin melebar.
BRI Danareksa menetapkan area support pada 550-557, sementara resistance berada di level 616 dan 648-656, dengan batas stop loss apabila harga kembali turun di bawah 550.
Dari sisi fundamental, prospek emiten Grup Bakrie tersebut turut ditopang rencana pengadaan sekitar 350 unit bus listrik TransJakarta pada 2026, meningkat sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Tender tersebut diperkirakan terdiri atas 200 unit bus listrik berukuran 12 meter dan 150 unit bus berukuran 8 meter.