Pencapaian ini merupakan level produksi kuartalan tertinggi dalam lima tahun terakhir. Volume penjualan juga meningkat 10,19 persen YoY menjadi 19.557 MT.
Kinerja kuat tersebut merupakan efek dari percepatan maintenance pada kuartal II yang membuat operasional lebih efisien di paruh kedua tahun ini.
Total produksi mencapai 54.975 MT atau naik 4,15 persen YoY hingga kuartal III, setara dengan 77,17 persen dari target produksi 2025. Sementara volume penjualan mencapai 54.675 MT atau 75,69 persen dari target tahunan, sesuai dengan panduan manajemen.
Capex naik 65 persen, percepat proyek Bahodopi dan Pomalaa
Realisasi belanja modal (capex) hingga September 2025, mencapai USD331,4 juta, melonjak 64,96 persen YoY. Dana ini terutama diarahkan untuk mempercepat proyek tambang Bahodopi dan Pomalaa.
Bahodopi sudah mencapai 90 persen per September dan ditargetkan rampung pada akhir tahun. Pomalaa melaju ke progres 44 persen, meningkat dari 28 persen pada akhir semester I, dan ditargetkan beroperasi penuh pada 2026.