AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Kantongi Fasilitas Perbankan Senilai Rp493,4 Miliar

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Rabu, 15 Desember 2021 08:27 WIB
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), emiten menara Djarum Group, mengantongi fasilitas perbankan USD34,5 juta (setara Rp493,4 miliar).
Sarana Menara Nusantara (TOWR) Kantongi Fasilitas Perbankan Senilai Rp493,4 Miliar
Sarana Menara Nusantara (TOWR) Kantongi Fasilitas Perbankan Senilai Rp493,4 Miliar

IDXChannel - PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), emiten menara Djarum Group, mengantongi fasilitas perbankan USD34,5 juta (setara Rp493,4 miliar) atau ekuivalen dengan mata uang lain, yang didapat dari Bank Mizuho Indonesia (Mizuho).

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Rabu (15/12/2021), TOWR akan memakai fasilitas itu, untuk kepentingan sejumlah anak usaha. Meliputi Profesional Telekomunikasi (Protelindo), Iforte Solusi Infotek (Iforte), Komet Infra Nusantara (KIN), dan Solusi Tunas Pratama (STP).

Rinciannya, Protelindo USD34,5 juta, Iforte USD20 juta, KIN USD3,5 juta, dan STP USD34,5 juta. Itu dengan ketentuan jumlah keseluruhan dapat digunakan secara kolektif USD34,5 juta.

"Durasi pinjaman sampai 10 Desember 2022,” tutur Irfan Ghazali, Sekretaris Perusahaan Sarana Menara.

Protelindo memberi jaminan perusahaan atas kewajiban Iforte, KIN, dan SPT berdasar perubahan, dan pernyataan kembali perjanjian penanggungan, dan anti rugi perusahaan tertanggal 10 Desember 2021 (perjanjian penanggungan Protelindo).

Selanjutnya, STP juga memberi jaminan perusahaan atas kewajiban Protelindo berdasar perjanjian penanggungan, dan ganti rugi perusahaan tertanggal 10 Desember 2021 (perjanjian penanggungan SPT).

Perjanjian penanggungan Protelindo, dan perjanjian penanggungan STP akan disebut sebagai perjanjian penanggungan.

Struktur pemberian pinjaman berkonsep joint borrowing yang diikuti perjanjian penanggungan Protelindo akan memungkinkan Iforte, KIN, dan STP memperoleh pembiayaan dengan syarat, dan kondisi yang lebih baik.

Begitu pun dengan perjanjian penanggungan STP, peroleh jaminan itu, memungkinkan Protelindo untuk dapat memperoleh syarat, dan kondisi pembiayaan lebih baik.

Dengan demikian, setelah perolehan syarat dan kondisi pembiayaan yang baik bagi Protelindo, KIN, dan Iforte, diharap dapat membawa dampak positif bagi perusahaan.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD