IDXChannel - PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) mencatat penurunan kinerja sepanjang tahun lalu. Produsen roti terbesar di Indonesia itu membukukan laba bersih Rp259 miliar, turun 29 persen dibandingkan 2024 yang mencapai Rp363 miliar.
Sejalan dengan penurunan kinerja bottom line tersebut, pendapatan ROTI juga tergerus 4,4 persen menjadi Rp3,76 triliun dari posisi sebelumnya sebesar Rp3,93 triliun.
Dalam laporan keuangan yang diterbitkan Jumat (27/2/2026), laba kotor ROTI turun 7 persen menjadi Rp1,99 triliun imbas beban pokok penjualan yang relatif tidak banyak berubah.
Sementara laba usaha turun lebih dalam hingga 26 persen menjadi Rp387 miliar. Senada dengan beban pokok penjualan yang tetap, penurunan laba usaha disebabkan oleh beban usaha yang tetap tinggi meski pendapatan turun.
Kendati demikian, kinerja ROTI terpantau meningkat pada akhir tahun. Pada kuartal IV-2025, pendapatan perseroan menembus Rp1,01 triliun, tumbuh 6 persen secara tahunan dan 4,5 persen secara kuartalan.