SCC menyebut pelepasan saham TPIA tidak akan berdampak pada laporan laba rugi perusahaan, meskipun akan dicatat dalam laporan posisi keuangan sesuai standar akuntansi yang berlaku.
SCC menjelaskan proses divestasi dilakukan secara bertahap mengingat besarnya volume saham yang akan dilepas dibandingkan likuiditas perdagangan TPIA di BEI serta kondisi pasar modal Indonesia.
Untuk memaksimalkan nilai transaksi, SCG Chemicals menggandeng penasihat keuangan independen, perusahaan penilai independen, serta sejumlah broker guna mencari investor yang berminat terhadap saham tersebut.
Setelah transaksi rampung, SCG Chemicals masih mempertahankan kepemilikan sekitar 15,71 persen di TPIA yang akan diklasifikasikan sebagai investasi lainnya.
Menurut SCC, divestasi ini sejalan dengan fokus strategis SCG Chemicals untuk menurunkan tingkat utang (deleveraging) dan mengalokasikan kembali modal ke bisnis inti yang menjadi motor pertumbuhan, termasuk proyek peningkatan penggunaan bahan baku etana di kompleks petrokimia Long Son di Vietnam serta proyek-proyek strategis lainnya. (Aldo Fernando)