sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Sektor Ini Berpotensi Cuan Berkat Stimulus Pemerintah, Intip Saham Pilihannya

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
16/04/2026 11:47 WIB
Sektor barang konsumsi cepat saji (FMCG) di Indonesia dinilai masih prospektif seiring meningkatnya aliran dana ke masyarakat lapisan bawah (grassroots).
Sektor Ini Berpotensi Cuan Berkat Stimulus Pemerintah, Intip Saham Pilihannya. (Foto: Freepik)
Sektor Ini Berpotensi Cuan Berkat Stimulus Pemerintah, Intip Saham Pilihannya. (Foto: Freepik)

Emiten seperti ULTJ, Cisarua Mountain Dairy (CMRY), dan Mulia Boga Raya (KEJU) diperkirakan mencatat pertumbuhan penjualan dan laba yang lebih kuat dibandingkan peers.

Selain itu, produsen rokok Wismilak Inti Makmur (WIIM) juga mencatat pertumbuhan dua digit, didorong permintaan dari masyarakat lapisan bawah.

Sebaliknya, produk musiman seperti mi instan Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP), biskuit Mayora Indah (MYOR), serta produk kesehatan konsumen Kalbe Farma (KLBF) berpotensi mengalami penurunan distribusi pada awal 2026, karena sebagian penjualan telah terealisasi lebih awal pada kuartal IV-2025.

Namun, kondisi ini dinilai sementara dan diperkirakan akan pulih seiring percepatan restocking oleh ritel.

Dari sisi biaya, tekanan akibat kenaikan harga bahan baku diperkirakan mulai terasa pada kuartal II-2026. Mayoritas pelaku industri cenderung menekan biaya iklan dan promosi serta melakukan penyesuaian ukuran produk, ketimbang menaikkan harga jual. Hingga kini, hanya beberapa emiten seperti ULTJ dan Sariguna Primatirta (CLEO) yang telah menaikkan harga secara signifikan.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement