IDXChannel - Sektor properti menghadapi berbagai tekanan di tengah meningkatnya risiko kenaikan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan pelemahan daya beli masyarakat.
Di sisi lain, imbal hasil dividen yang kurang menarik serta ketidakpastian terkait insentif pajak turut menambah sentimen negatif bagi industri ini.
Risiko Kenaikan Suku Bunga KPR
Sucor Sekuritas menilai kecil kemungkinan bagi suku bunga KPR untuk turun dalam waktu dekat. Sebaliknya, perbankan justru berpotensi menaikkan suku bunga guna mengimbangi beberapa faktor risiko.
Salah satunya adalah imbal hasil KPR yang masih berada di bawah yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun, yang saat ini mencapai 7,03 persen.
Selain itu, kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) di segmen KPR maupun non-KPR mulai menunjukkan peningkatan.