sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Semen Indonesia Perkuat Sinergi Group Hadapi Pasar Regional

Market news editor Fahmi Abidin
26/08/2019 10:00 WIB
PT Semen Indonesia Tbk berhasil catat volume penjualan hingga Juli 2019 untuk pasar semen domesik diluar Solusi Bangun Indonesia (SBI) sebesar 13,492 juta ton.
Semen Indonesia Perkuat Sinergi Group Hadapi Pasar Regional. (Foto: Ist)
Semen Indonesia Perkuat Sinergi Group Hadapi Pasar Regional. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk berhasil mencatatkan volume penjualan hingga Juli 2019 untuk pasar semen domesik diluar Solusi Bangun Indonesia (SBI) sebesar 13,492 juta ton meski berada di tengah Kondisi pasar semen nasional yang kompetitif.

Tercatat penjualan ekspor perseroan di luar SBI yang berasal dari fasilitas Indonesia mencapai 1,879 Juta ton. Sementara penjualan domestik SBI hingga Juli 2019 mencapai 5,396 juta ton. Sedangkan ekspor SBI mencapai 240.060 ton.

Dikatakan Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia Sigit Wahono, pada Public Expose Live 2019 di Jakarta, Rabu (21/08), bahwa keberhasilan perusahaan mengakuisisi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, terbukti menjadi katalis yang kuat dalam menopang kinerja bisnis grup secara keseluruhan.

"Hal tersebut nampak jelas dari kontribusinya terhadap catatan volume penjualan grup yang mencapai 5,636 juta ton, atau setara dengan 26,51 persen dari total volume penjualan Semen Indonesia Group," kata Sigit Wahono.

Sedangkan kinerja keuangan perusahaan. Sepanjang semester I/2019 ini, pendapatan Semen Indonesia Group tumbuh sebesar 22,9 persen, menjadi Rp16,351 triliun dibandingkan semester I/2018 sebesar Rp13,308 triliun.

Biaya pendapatan juga mampu ditekan turun sebesar 2,4 persen seiring dengan bergabungnya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, sehingga sinergi yang ada dapat menekan biaya penjualan per ton yang harus ditanggung.

Beberapa bentuk sinergi secara grup yang mampu diinisiasi sejak bergabungnya PT SBI diantaranya, pengadaan batubara yang lebih terintegrasi pada level grup sehingga mendapatkan harga yang lebih baik dan kompetitif, menata ulang jaringan distribusi secara grup guna memastikan margin yang optimal sekaligus menekan biaya layanan yang harus dikeluarkan perusahaan serta pengurangan faktor klinker, kata Sigit Wahono.

Ditambahkan Sigit Wahono, Semen Indonesia Group semakin yakin dan optimistis dalam menapaki potensi bisnis ke depan. Di tengah tantangan pasar yang semakin kompleks, Semen Indonesia Group memiliki modal kuat dalam hal penguasaan pasar yang semakin kokoh dengan hadirnya PT SBI dalam jaringan perusahaan.

Semen Indonesia Group semakin yakin bahwa kinerja bisnis perusahaan secara keseluruhan di masa mendatang bakal semakin potensial dan jalan perusahaan untuk tampil sebagai pemain utama di industri semen regional bakal semakin terbuka lebar. (*)

Berita Rekomendasi

Berita Terkait
Advertisement
Advertisement