AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Sempat Rebound Kemarin, Analis Beberkan Penyebab IHSG Masih Terkapar

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Kamis, 12 Mei 2022 07:18 WIB
IHSG sempat mengalami rebound kemarin, berikut penjelasan analis tentang pergerakan IHSG yang masih lesu.
Sempat Rebound Kemarin, Analis Beberkan Penyebab IHSG Masih Terkapar (Dok.MNC)
Sempat Rebound Kemarin, Analis Beberkan Penyebab IHSG Masih Terkapar (Dok.MNC)

IDXChannel- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami rebound pada perdagangan kemarin Rabu (11/5). Penguatan pernah dicapai indeks sebesar 1 persen pada sesi pertama.

Sayangnya, tekanan jual masih membebani indeks acuan, hingga kembali terkapar dan ditutup -0,05% di 6.816,20, dengan range di 6.796,29 - 6.902,21.

"Rebound kemarin benar terjadi namun juga benar-benar jangka pendek saja," kata Founder WH Project, William Hartanto dalam risetnya, Kamis (12/5/2022).

Memakai indikator Moving Average (MA), William mencermati IHSG masih berada di bawah area MA5. Apabila candlestick indeks tetap berada di bawah level tersebut, William memperkirakan indeks acuan masih lemah, sementara jika rebound maka yang terjadi hanya technical rebound atau dead cat bounce.

"Sekedar membantu, MA5 IHSG saat ini berada pada 6994. Dan walaupun sempat rebound, IHSG tidak mampu mencapai MA5 tersebut dan terhenti pada 6902, sekaligus menutup gap IHSG pada tanggal 9 Mei 2022," ungkapnya.

Secara fundamental, penulis buku The Tao of Bandarmology ini memandang sentimen suku bunga Federal Reserve dapat menyebabkan capital outflow dari aset berisiko seperti saham. 

Melacak foreign outflow sepanjang tiga hari terakhir, investor asing tampak merealisasikan profit hampir Rp6 triliun, yang sebagian besar berasal dari emiten berkapitalisasi besar penggerak indeks, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

"Kami sudah menjelaskan juga bahwa efek Fed rate yang membuat terjadinya capital outflow tidak mudah untuk diselesaikan dalam 2 hari. Berdasarkan sejarahnya malah bisa membawa IHSG downtrend hingga berbulan-bulan (rata-rata 4 bulan)," tuturnya.

Pada perdagangan hari ini Kamis 12 Mei 2022, William memperkirakan IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan melemah di area 6.774 - 6.994.

"Level resistance dipilih mengikuti MA5, dan sektor yang diperkirakan akan memimpin IHSG adalah masih dari consumer goods seperti UNVR dan INDF," tandasnya.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD