AALI
10425
ABBA
424
ABDA
0
ABMM
1500
ACES
1405
ACST
282
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1185
ADMF
7975
ADMG
228
ADRO
1860
AGAR
346
AGII
1515
AGRO
2010
AGRO-R
0
AGRS
204
AHAP
64
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
240
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
635
AKRA
4280
AKSI
430
ALDO
705
ALKA
234
ALMI
234
ALTO
308
Market Watch
Last updated : 2021/10/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
517.26
-0.05%
-0.28
IHSG
6633.34
0.11%
+7.22
LQ45
972.21
-0.05%
-0.45
HSI
25330.96
1.48%
+368.37
N225
29068.63
1.81%
+517.70
NYSE
16744.29
1.4%
+231.13
Kurs
HKD/IDR 1,817
USD/IDR 14,150
Emas
812,528 / gram

Sentimen Dalam dan Luar Negeri Membaik, IHSG Ditutup ke 6.108

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Rabu, 22 September 2021 16:45 WIB
IHSG akhinya mampu melakukan penguatan hingga menembus level tertingginya di 6.123,7.
Sentimen Dalam dan Luar Negeri Membaik, IHSG Ditutup ke 6.108 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 47,5 (0,78%) di level 6.108,2. Meski dibuka melemah, IHSG akhinya mampu melakukan  penguatan hingga menembus level tertingginya di 6.123,7. 

Penutupan ini membawa berkah bagi 279 emiten yang menguat. Disusul 221 melemah dan 155 stagnan dengan transaksi mencapai Rp13,9 triliun dari 22,4 miliar lembar saham yang diperdagangkan. 

Adapun investor asing terpantau melakukan pembelian bersih sebanyak Rp462,70 miliar di pasar reguler, dan Rp33,06 miliar di market negosiasi-tunai. Sehingga akumulasi asing adalah net-buy sebesar Rp495,76 miliar. 

Investment Specialist PT Trimegah Sekuritas Indonesia, Ajie Dewandaru mengatakan bahwa penguatan indeks hari ini sebagian besar dipengaruhi oleh kondisi makro ekonomi baik dari dalam maupun luar negeri. 

Kendati ada sentimen isu krisis keuangan Evergrande, Ajie meyakini dampaknya tidak terlalu besar dan cenderung terjaga bagi IHSG. 

"Kalau kita perhatikan pergerakan IHSG hari ini lebih banyak terpengaruh dari kondisi makro ekonomi, baik secara global maupun nasional. Penurunan kemarin itu memang dipengarui isu Evergrande, meskipun sebenarnya tidak ada dampak secara langsung terhadap kondisi ekonomi kita," kata Ajie dalam 2nd Session Closing, Rabu (22/9/2021). 

Ajie menyoroti agenda rapat komite Federal Reserve justru sebagai sentimen utama bagi pergerakan investor asing di indeks. 

"Yang perlu dikhawatirkan justru dari The Fed yang berencana melakukan tapering. Karena kalau kita lihat ini jadi katalis terutama bagi investor asing dalam mengambil keputusan berinvestasi bagi IHSG kita," tuturnya. 

Dirinya optimis Indonesia bakal siap mengantisipasi dampak tapering cepat ataupun lambat kebijakan itu nantinya diterapkan. 

"Hari ini investor asing banyak melakukan net buy terutama saham perbankan dan bigcaps lainnya, setelah kita lihat, IHSG kita harusnya berada dalam kondisi yang cukup menarik untuk diperdagangkan," tegasnya. 

Seperti diketahui, penutupan hari ini membawa indeks mulai berangsur pulih. Itu terbukti dari kinerja sepekan yang terkoreksi relatif tipis sebesar -0,03% dan sebulan mencapai -0,08%, dengan perhitungan year to date yang cemerlang 2,16%. 

Beberapa indeks di kawasan Asia juga terpantau bergerak variatif seperti: N225 (-0,67%) di 29.639, HSI stagnan di 24.221, SSEC (0,40%) di 3.628, dan STI (-0,49%) di 3.048.

(SANDY)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD