Selain itu, perhatian terhadap status Indonesia dalam indeks MSCI Emerging Markets Index juga menambah ketidakpastian.
Bobot Indonesia dalam indeks pasar berkembang tersebut telah turun menjadi sekitar 0,5 persen dari puncaknya hampir 3 persen dalam 10 tahun terakhir.
Jumlah saham Indonesia yang masuk dalam indeks MSCI juga menyusut menjadi 11 emiten dari sebelumnya lebih dari 20 emiten.
Meski demikian, UOB Kay Hian memperkirakan Indonesia masih tetap berada dalam kategori emerging market MSCI.
Otoritas pasar modal Indonesia diberikan waktu hingga November 2026 untuk menunjukkan efektivitas reformasi terkait transparansi dan tata kelola.